Dajjal, Iblis, dan Manusia: Siapa yang Sebenarnya Paling Mengguncang Semesta?
Dajjal, Iblis, dan Manusia. Kita tumbuh dengan kisah-kisah tentang makhluk paling mengerikan: Dajjal dengan dua tangannya yang satu menawarkan surga palsu, yang lain neraka yang sebenarnya keselamatan. Iblis dengan bisikan liciknya merayu, menyesatkan, tak pernah memaksa, hanya menunjukkan jalan yang gelap. Tapi bagaimana dengan manusia? Bukankah manusia jauh lebih kompleks? Diberi akal, diberi nurani, tapi juga nafsu. Manusia bisa meniru Iblis dalam hal tipu daya, bahkan lebih lihai. Bisa memerankan Dajjal dengan narasi surganya sendiri menciptakan sistem, doktrin, dan ilusi keselamatan. Di tangan manusia, bahkan neraka bisa dijual sebagai kemajuan, dan surga bisa dibunuh dalam diam. Dajjal mungkin belum menampakkan diri. Tapi manusia bisa jadi dajjal kecil yang menjelma dalam kekuasaan, dalam teknologi, dalam kebohongan yang masif. Iblis mungkin terkutuk, tapi ia jujur dalam niatnya: "Aku akan sesatkan mereka." Sedangkan manusia bisa tersenyum manis sembari menusuk ...